https://jk3l.fkm.unand.ac.id/index.php/jk3l/issue/feed Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan 2026-02-03T19:12:28+00:00 Aria Gusti editor.jk3l@gmail.com Open Journal Systems <p style="text-align: justify;">Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (JK3L) adalah Jurnal ilmiah yang didirikan dan dikelola oleh Bagian Keselamatan Kesehatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan (K3/Kesling), Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas sejak tahun 2020. Jurnal JK3L terbit 3 (tiga) kali dalam setahun pada bulan April , Agustus dan Desember (<a href="https://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1489655469&amp;1&amp;&amp;">e-ISSN: 2776-4133</a>) dan telah terakreditasi <strong>SINTA 3</strong> sejak volume 05 No. 2 sesuai SK Kemendikburistek Nomor 295/C/C3/KPT/2026.</p> <p>Sesuai namanya, Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (JK3L) menerima naskah dalam tema umum :</p> <ol> <li>Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)</li> <li>Kesehatan Lingkungan</li> <li>Epidemiologi Lingkungan</li> <li>Epidemiologi Kesehatan Kerja</li> </ol> <p>Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi redaksi jurnal via email ke:</p> <p><strong>editor.jk3l@gmail.com</strong></p> https://jk3l.fkm.unand.ac.id/index.php/jk3l/article/view/498 Efektivitas Media Edukasi Berbasis Cerita dalam Mengurangi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS): Suatu Systematic Literature Review 2026-01-05T08:05:37+00:00 Indrayadi Indrayadi ketikindrayadi@gmail.com Ahmad Rasyid Ridha Ramadhan Rasyid.ramadhan02@gmail.com Yuhansyah Yuhansyah emaildirektur@gmail.com Nazwa Natasya nazwanatasha27@gmail.com <p>Upaya pengurangan praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS) menuntut strategi edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menyentuh aspek kognitif, emosional, dan budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan melakukan <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis temuan-temuan ilmiah terkait efektivitas media edukasi berbasis cerita budaya dalam mengurangi praktik BABS. Penelitian ini menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan sintesis kualitatif (narrative dan thematic synthesis) guna mengkaji secara sistematis temuan-temuan empiris mengenai efektivitas media edukasi berbasis cerita dalam upaya mengurangi praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS) yang terindeks pada DOAJ, Scopus, dan Google Scholar, dengan rentang tahun terbit 2019–2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa intervensi edukasi sanitasi berbasis cerita efektif dalam meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat. Efektivitas tersebut meningkat ketika media yang digunakan sesuai dengan konteks budaya lokal, memiliki unsur naratif yang kuat, dan disampaikan oleh fasilitator kompeten. Mekanisme kognitif–emosional seperti <em>narrative transportation</em>, identifikasi tokoh, dan keterlibatan aktif peserta juga memperdalam internalisasi pesan sanitasi. Efektivitas intervensi tetap dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti rendahnya literasi, ketidaksesuaian konteks sosial, kurangnya pendampingan lanjutan, serta keterbatasan fasilitas sanitasi. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas narasi perlu ditopang oleh ekosistem sosial dan infrastruktur yang memadai agar perubahan perilaku dapat berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan.</p> 2026-01-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Indrayadi Indrayadi, Ahmad Rasyid Ridha Ramadhan, Yuhansyah Yuhansyah, Nazwa Natasya https://jk3l.fkm.unand.ac.id/index.php/jk3l/article/view/519 Faktor Determinan Tekanan Darah pada Pekerja Bagian Produksi PT XY Plant Jakarta 2026-01-13T04:30:09+00:00 Putu Gede Oka Mahendra putugedeokamahendra@gmail.com Novie Elvinawaty Mauliku putugedeokamahendra@gmail.com Suhat Suhat putugedeokamahendra@gmail.com Agus Riyanto putugedeokamahendra@gmail.com Arif Susanto putugedeokamahendra@gmail.com <p>Tekanan darah tinggi menjadi faktor risiko penting penyakit kardiovaskular yang berdampak pada produktivitas pekerja. Pekerja bagian produksi PT XY <em>Plant</em> Jakarta memiliki karakteristik pekerjaan statis, repetitif, berorientasi target, serta sistem kerja <em>Shift</em> yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan tekanan darah, sehingga perlu dilakukan kajian khusus. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan yang berhubungan dengan tekanan darah pada pekerja bagian produksi di PT XY <em>Plant </em>Jakarta. Penelitian ini menerapkan desain kuantitatif dengan pendekatan <em>cross sectional</em> pada 81 pekerja bagian produksi melalui <em>total sampling</em>. Data dianalisis menggunakan uji korelasi <em>pearson</em>, korelasi <em>spearman</em>, <em>t-test</em>, <em>ANOVA</em>, serta regresi linier berganda untuk menentukan faktor dominan. Ada hubungan signifikan antara usia (<em>p = 0,0001), jenis kelamin (p-value = 0,003), </em>status gizi (<em>p-value = 0,0001</em>), durasi tidur (<em>p=</em>0,0001), masa kerja (<em>p=</em>0,0001), dan beban kerja fisik (<em>p=</em>0,0001) dengan tekanan darah. Analisis regresi linier berganda mengidentifikasi bahwa durasi tidur (B=-8,993), status gizi (B=0,600), dan masa kerja (B=0,562) merupakan faktor dominan yang mempengaruhi terhadap tekanan darah setelah dikontrol oleh variabel lainnya, dengan durasi tidur sebagai faktor yang paling berpengaruh. Durasi tidur merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi tekanan darah pekerja, di mana kurang tidur berhubungan dengan peningkatan tekanan darah. Oleh sebab itu, diperlukan pengaturan waktu kerja dan istirahat yang lebih optimal serta edukasi pentingnya tidur cukup dan gaya hidup sehat untuk menjaga tekanan darah dan produktivitas pekerja</p> 2026-01-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Putu Gede Oka Mahendra, Novie Elvinawaty Mauliku, Suhat Suhat, Agus Riyanto, Arif Susanto https://jk3l.fkm.unand.ac.id/index.php/jk3l/article/view/545 Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode HIRADC Pada Ruangan di FTTK UMRAH Tanjungpinang 2026-02-03T19:12:28+00:00 Shyntia Fifa Caroline Sianipar 2401050021@student.umrah.ac.id Ahmad Rusdi ahmadrusdi@umrah.ac.id Adelia Putri Angelika 2401050027@student.umrah.ac.id Chintya Ayu Dewi 2401050014@student.umrah.ac.id Syahida Bilqis Bahiroh 2401050019@student.umrah.ac.id Deco Brosky 2401050012@student.umrah.ac.id <p>Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja dan belajar yang aman di perguruan tinggi, khususnya pada ruang-ruang dengan aktivitas teknis dan non-teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan pengendalian risiko K3 pada beberapa ruang di Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) Universitas Maritim Raja Ali Haji, meliputi Workshop CNC, Ruang HIMA dan BEM, serta Ruang Komunitas Robotika. Metode yang digunakan adalah <em>Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control</em> (HIRADC) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara, pengukuran faktor fisik lingkungan kerja, serta penilaian risiko berdasarkan parameter <em>severity</em>, <em>exposure</em>, dan <em>probability</em>. Hasil penelitian mengidentifikasi 9 potensi bahaya dengan nilai risiko awal berada pada rentang 4–27, di mana sebagian besar aktivitas berada pada kategori risiko <em>acceptable</em>, namun dua aktivitas di Ruang Robotika termasuk kategori <em>priority<strong> 3</strong></em> yang menunjukkan risiko tingkat menengah hingga tinggi sehingga memerlukan pengendalian sebelum aktivitas dilanjutkan. Setelah pengendalian administratif dan rekayasa teknis diterapkan, seluruh risiko residual berada pada kategori <em>acceptable</em>. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode HIRADC efektif digunakan sebagai dasar pengelolaan K3 yang sistematis di lingkungan kampus.</p> 2026-02-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Shyntia Fifa Caroline Sianipar, Ahmad Rusdi, Adelia Putri Angelika, Chintya Ayu Dewi, Syahida Bilqis Bahiroh, Deco Brosky6 https://jk3l.fkm.unand.ac.id/index.php/jk3l/article/view/535 Paparan Kerja Berbasis Shift sebagai Determinan Tekanan Darah di Lingkungan Kerja Manufaktur: Studi Potong Lintang pada Pekerja Industri Bahan Plafon 2026-02-02T01:36:44+00:00 Nurbaiti Nurbaiti nurbaitimkm3@gmail.com <p>Kerja shift, khususnya shift malam atau shift rotasi, merupakan sistem kerja yang umum diterapkan pada industri manufaktur untuk menjaga keberlangsungan proses produksi. Namun, pola kerja ini berpotensi mengganggu ritme sirkadian tubuh dan memengaruhi regulasi tekanan darah melalui perubahan hormonal serta disfungsi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kerja shift dan kejadian hipertensi pada pekerja industri pembuatan bahan plafon. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Sampel terdiri dari 49 pekerja yang masuk kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik <em>accidental sampling</em>. Data dianalisis menggunakan uji <em>chi-square</em> untuk mengetahui hubungan antara kerja shift dan kejadian hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kerja shift dan kejadian hipertensi (p = 0,000). Proporsi hipertensi pada pekerja dengan paparan shift berisiko tinggi mencapai 80% (12 dari 15 responden), sedangkan pada kelompok shift berisiko rendah sebesar 20,6% (7 dari 34 responden). Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja dengan paparan shift berisiko tinggi memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk mengalami hipertensi dibandingkan pekerja dengan risiko shift rendah. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kerja shift berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui pengaturan pola shift kerja serta peningkatan edukasi kesehatan dan keselamatan kerja</p> 2026-02-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Nurbaiti Nurbaiti https://jk3l.fkm.unand.ac.id/index.php/jk3l/article/view/521 Penilaian Risiko Total Suspended Particulate (TSP) pada Pekerja Produksi di PT Wijaya Karya Beton Tbk Pasuruan 2026-01-13T11:05:20+00:00 Azmiy Ihsany Bahri azmiy.ihsany.bahri-2022@fkm.unair.ac.id Endang Dwiyanti azmiy.ihsany.bahri-2022@fkm.unair.ac.id Faisal Al Farisi azmiy.ihsany.bahri-2022@fkm.unair.ac.id <p>Industri konstruksi merupakan sektor padat karya dengan potensi paparan debu tinggi yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan pernapasan pada pekerja. Data pengukuran lingkungan kerja di PT Wijaya Karya Beton Tbk Pasuruan menunjukkan adanya variasi konsentrasi debu total (<em>Total Suspended Particulate/TSP</em>) pada beberapa jalur produksi, dengan nilai tertinggi mencapai 1 mg/m³ di ruang produksi. Kondisi ini berpotensi melampaui nilai referensi risiko kesehatan dan memerlukan kajian kuantitatif untuk mengetahui tingkat risikonya. Penelitian ini bertujuan menilai risiko paparan TSP terhadap pekerja produksi menggunakan metode Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dengan menggunakan data sekunder hasil pengukuran konsentrasi TSP pada beberapa area kerja, yang selanjutnya dihitung nilai <em>Intake</em> dan <em>Risk Quotient</em> (<em>RQ</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Ruang Produksi Jalur 4 dengan konsentrasi <em>TSP</em> 1 mg/m³, nilai <em>intake</em> sebesar 0,0826 mg/kg/hari dengan RQ 4,13 (&gt;1), menandakan potensi gangguan kesehatan. Sedangkan, pada area <em>Wire Cagging</em> Jalur 1-2 dan Jalur 6 dengan konsentrasi <em>TSP</em> 0,02 mg/m³, nilai <em>RQ</em> 0,08 (&lt;1), masih dalam kategori aman. Upaya pengendalian risiko meliputi penerapan ventilasi mekanis sesuai SNI 03-6572-2001 pada area tertutup, <em>housekeeping</em>, pemantauan berkala, dan penggunaan alat pelindung diri.</p> 2026-02-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Azmiy Ihsany Bahri, Endang Dwiyanti, Faisal Al Farisi