Efektivitas Workplace Stretching Exercise terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Weaving
DOI:
https://doi.org/10.25077/jk3l.7.3.207-216.2026Keywords:
Workplace Stretching Exercise, Musculoskeletal Disorders, Weaving, Kesehatan kerjaAbstract
Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang sering terjadi akibat postur statis, gerakan repetitif, dan tuntutan fisik, salah satunya dialami oleh pekerja weaving di industri tekstil. Workplace Stretching Exercise (WSE) merupakan intervensi sederhana dan aplikatif untuk membantu mengurangi keluhan MSDs. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh WSE terhadap keluhan MSDs pada pekerja weaving di industri tekstil. Desain penelitian ini adalah kuasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest pada 58 pekerja weaving. Keluhan MSDs diukur menggunakan Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire (CMDQ) sebelum dan sesudah intervensi. WSE dilakukan selama 8–10 menit, satu kali sehari selama lima hari berturut-turut, dan terdiri dari 24 gerakan peregangan pada leher, bahu, lengan, tangan, punggung, dan kaki. Perbedaan skor MSDs dianalisis menggunakan paired t-test dengan tingkat signifikansi 5%. Rata-rata skor keluhan MSDs menurun dari 88,026 ± 19,590 sebelum intervensi menjadi 45,328 ± 11,570 setelah intervensi, dengan penurunan sebesar 42,698 poin (48,5%). Proporsi keluhan kategori sangat tinggi menurun dari 51,7% menjadi 0%, sedangkan kategori rendah meningkat menjadi 70,7%. Nilai p paired t-test adalah 0,000 sehingga terdapat perbedaan bermakna pada skor MSDs sebelum dan sesudah intervensi. WSE secara signifikan menurunkan keluhan MSDs pada pekerja weaving dan berpotensi menjadi intervensi ergonomi yang sederhana, singkat, dan mudah diterapkan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ulfa Nurullita, W Muhammad Surya Putra, Wahyu Handoyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


