Author Guidelines

PROSES EDITORIAL

Kelayakan Manuskrip

Setiap manuskrip yang diajukan akan ditinjau terlebih dahulu oleh editor (desk review) untuk menentukan kesesuaiannya sebelum dilanjutkan ke tahap tinjauan sejawat (peer review). Manuskrip dapat ditolak pada tahap ini apabila:

  • Orisinalitasnya kurang memadai (termasuk hasil pemeriksaan kemiripan/similarity check di atas ambang batas yang ditetapkan redaksi, maksimal 20%);
  • Terdapat kekurangan ilmiah atau metodologis yang serius;
  • Tidak memuat pesan atau kebaruan (novelty) yang signifikan;
  • Topiknya berada di luar ruang lingkup (scope) JK3L, yaitu bidang keselamatan kerja, kesehatan kerja, dan kesehatan lingkungan.

Kelaikan Etik Penelitian (Ethical Clearance)

Untuk penelitian yang melibatkan subjek manusia, hewan coba, atau data rekam medis/personal, penulis wajib menyertakan bukti Lolos Kaji Etik (Ethical Clearance) dari Komite/Komisi Etik Penelitian yang berwenang (mis. KEPK institusi, KEPPKN, atau komite etik setara). Bukti ini mencakup: nama Komite Etik, nomor Sertifikat/Surat kelaikan etik, dan tanggal persetujuan etik dikeluarkan.

Pernyataan etik dicantumkan dalam subbagian "Ethical Clearance" pada bagian Bahan dan Metode, dengan format standar, contoh:

"Penelitian ini telah dinyatakan lolos kaji etik oleh Komite Etik Penelitian [nama institusi] dengan Nomor: [nomor], tanggal [tanggal]."

Manuskrip berbasis studi eksperimental, observasional pada manusia/hewan, survei kesehatan, atau yang menggunakan data primer personal, tidak akan diproses lebih lanjut tanpa dokumen kelaikan etik yang valid. Untuk studi yang dikecualikan (mis. tinjauan pustaka murni, studi berbasis data sekunder yang telah dianonimkan dan dipublikasikan), penulis wajib menyatakan hal ini secara eksplisit beserta alasannya.

PEDOMAN MENULIS

Penulis harus mengikuti pedoman di bawah ini:

  1. Artikel harus ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. Artikel ditulis menggunakan Microsoft Word, dengan font Times New Roman ukuran 11, spasi 1,5, dan margin 2 cm pada semua sisi. Rumus dan persamaan ditulis menggunakan Microsoft Equation. Ukuran kertas A4, dalam dua kolom.
  2. Komponen Naskah : (a) Judul Artikel, (b) Nama Penulis (tanpa judul), (c) Alamat Afiliasi Penulis, (d) Abstrak dan Kata Kunci, (e) Pendahuluan, (f) Bahan dan Metode, (g) Hasil dan Pembahasan, (h) Kesimpulan dan (i) Daftar Pustaka
  3. Penulisan daftar pustaka menggunakan penomoran (Vancouver style)
  4. Naskah harus disiapkan menggunakan TEMPLATE JK3L  atau TEMPLATE JK3L (ENGLISH)

JUDUL ARTIKEL : Judul artikel harus ditulis secara singkat dan jelas, menunjukkan dengan tepat masalah yang akan diuraikan, serta tidak memberikan peluang interpretasi yang beragam. Judul artikel tidak boleh memuat singkatan kata yang tidak umum. Mengajukan gagasan utama artikel baru diikuti dengan penjelasan lain.

ABSTRAK : Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia, namun sebaiknya sesuai dengan bahasa naskah. Jumlah kata dibatasi maksimal 200 kata. Abstrak berisi ringkasan artikel, meliputi latar belakang, tujuan dan ruang lingkup penelitian, metode yang digunakan, ringkasan temuan, serta kesimpulan. 3-5 kata kunci dimasukkan setelah abstrak. Setiap kata kunci dipisahkan dengan koma (,).

PENDAHULUAN : Pendahuluan harus memuat (secara berurutan) latar belakang umum, tinjauan pustaka sebelumnya sebagai dasar dari pernyataan kebaruan ilmiah artikel, analisis kesenjangan atau pernyataan kebaruan ilmiah, masalah atau hipotesis penelitian, pendekatan pemecahan masalah dan tujuan tinjauan artikel. Dalam format artikel ilmiah, tidak diperbolehkan adanya tinjauan pustaka seperti pada laporan penelitian, tetapi diwujudkan dalam bentuk tinjauan pustaka sebelumnya untuk menunjukkan kebaruan ilmiah artikel tersebut.

BAHAN DAN METODE : Metode penelitian menggambarkan tahapan penelitian/pengembangan yang dilakukan untuk mencapai tujuan/sasaran penelitian. Setiap tahap dijelaskan secara singkat (misalnya, setiap langkah dalam paragraf). Juga diinformasikan materi/platform yang digunakan dalam penelitian, meliputi mata pelajaran/materi yang dipelajari, alat bantu/software yang digunakan, desain atau eksperimen yang digunakan, teknik pengambilan sampel, rencana pengujian (variabel yang akan diukur dan teknik pengambilan data), serta analisis dan model statistik yang digunakan.

HASIL DAN PEMBAHASAN: Hasil dan pembahasan berisi temuan penelitian/pengembangan serta pembahasan ilmiah. Menuliskan temuan ilmiah yang diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan, namun harus didukung dengan data yang memadai. Temuan ilmiah yang dimaksud di sini bukanlah hasil dari data penelitian yang diperoleh. Temuan ilmiah tersebut harus dijelaskan secara ilmiah, antara lain: Temuan ilmiah apa yang diperoleh? Kenapa ini terjadi? Mengapa tren variabel seperti itu? Semua pertanyaan tersebut harus dijelaskan secara ilmiah, tidak hanya secara deskriptif, jika perlu, didukung oleh fenomena dasar ilmiah yang memadai. Selain itu, juga harus dibandingkan dengan hasil penelitian lain yang memiliki topik dan metodologi yang hampir sama. Hasil penelitian dan temuan harus dapat menjawab hipotesis penelitian yang dirumuskan pada bagian pendahuluan.

KESIMPULAN : Kesimpulan hanya menjawab hipotesis dan/atau tujuan penelitian atau temuan ilmiah yang diperoleh. Kesimpulan tidak memuat pengulangan hasil dan pembahasan, melainkan merangkum temuan sesuai dengan tujuan atau hipotesis yang diharapkan. Kesimpulan dan rekomendasi dibuat dalam bentuk paragraf tanpa nomor atau poin.

DAFTAR PUSTAKA : Semua referensi yang dirujuk dalam teks artikel harus tercantum dalam Daftar Pustaka. Referensi harus memuat pustaka yang berasal dari sumber primer (jurnal ilmiah) yang diterbitkan dalam 10 (sepuluh) tahun terakhir. Setiap artikel memuat setidaknya 20 (dua puluh) referensi bibliografi. Sistem sitasi yang digunakan adalah sistem numerik (Vancouver). Penulisan sistem rujukan pada teks artikel dan daftar pustaka sebaiknya menggunakan program aplikasi manajemen referensi, misalnya: Mendeley, EndNote, atau Zotero, atau lainnya.