Tren Penelitian Perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Perawat di Indonesia Tahun 2015–Maret 2026: Scoping Review
DOI:
https://doi.org/10.25077/jk3l.7.3.248-267.2026Keywords:
Perawat, perilaku K3, kepatuhan SOP, penggunaan APD , bahaya biologisAbstract
Penelitian mengenai perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada perawat di Indonesia masih tersebar menurut domain perilaku, jenis bahaya, setting, dan pendekatan metodologis. Penelitian ini bertujuan memetakan bukti penelitian perilaku K3 pada perawat di Indonesia yang dipublikasikan pada Januari 2015–Maret 2026. Scoping review dilakukan berdasarkan JBI Manual for Evidence Synthesis dan dilaporkan mengikuti PRISMA-ScR. Pencarian dilakukan pada PubMed, Scopus, Google Scholar, Garuda, dan SINTA menggunakan kerangka Population–Concept–Context. Sebanyak 72 studi unik memenuhi kriteria dan menjadi denominator analisis. Publikasi didominasi oleh studi tahun 2021–2025 (52; 72,2%) dan setting rumah sakit (61; 84,7%). Domain yang paling sering dikaji adalah kepatuhan SOP (56; 77,8%), sedangkan bahaya biologis ditemukan pada 67 studi (93,1%). Desain cross-sectional (50; 69,4%) dan kuesioner atau metode self-report (60; 83,3%) mendominasi pendekatan metodologis. Enam kesenjangan penelitian teridentifikasi pada aspek konsep, konteks, bahaya, metodologi, pengukuran, dan teori. Sintesis melalui lensa Systems Thinking–Just Culture–Resilience menyoroti perlunya memperkuat pendekatan sistem, budaya pelaporan yang adil, dan kapasitas adaptasi keselamatan, melampaui orientasi pada kepatuhan individual.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Natasya Olga Laurentina, Hikmat Pramajati, Nunung Siti Sukaesih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


